Skip to main content

3 Aug 2016



Surabaya Oh Surabaya...

Hari Rabu tepat seminggu lalu aku menginjakkan kaki ku di kota Pahlawan ini. Salah satu bandara yang paling sering aku singgahi selain kota Yogyakarta karena kami memang sering berkegiatan di sini.

Beberapa hari sebelumnya aku sempat demam tinggi sampai 39 derajat. Mungkin beberapa dari kalian tahu bahwa saat lebaran kemarin aku sakit. Kata dokter dengan jarak segitu berarti sakitku tidak disebabkan hal yang sama. Akhirnya harus test darah untuk mengetahui apa yang terjadi.

Syukurlah, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari hasilnya. Tapi semenjak lebaran kemarin perutku tetap sakit dan masih sakit. Akhirnya dokter menyuruhku untuk ikut test USG. Malu juga sih saat antri aku remaja sendiri hahaha (eh, aku masih remaja kan?). Ternyata oh ternyata, usus ku mengalami infeksi. Kedatangan ku yang dijadwalkan hari Senin pun mundur sampai waktu yang tak ditentukan.

Walaupun kondisi ku saat itu belum terlalu baik. Keringat dingin mengucur dari kening ku sejak pagi. Ditambah antrian panjang saat check-in pesawat di Bandara Jakarta mengharuskanku berdiri lama. Mempercepat kedatangan dari yang seharusnya. Ingin sekali rasanya tetap menempel pada kasur siang itu.

Tidur ku tak nyenyak sejak mendengar apa yang terjadi. Hari pertama Theater di Surabaya teman-teman harus memulainya dengan 13 orang. Karena ternyata tak hanya aku yang sedang tidak sehat. Aku memutuskan untuk berangkat menyusul mereka.

Mungkin bagi kalian keputusan ku terdengar memaksa tapi aku sudah meyakinkan diri untuk tahu batas karena aku juga tidak ingin kondisi ku lebih parah dan malah merepotkan yang lain. Tapi bagaimanapun juga mereka teman-teman ku, team-ku. Mereka butuh bantuanku saat itu. Walau mungkin aku memang belum bisa membantu banyak.

Akhirnya malam itu datang. Manager-ku bilang aku hanya boleh tampil di 2 lagu dan muncul saat perkenalan. Cukup unit song dan Sasae. Dalam hati aku sangat ingin memutus batas diriku dan mencoba tampil di lagu lainnya. Namun aku rasa badan ku belum sanggup. Terpaksalah aku mengiyakan apa yang dikatakan.

Penonton malam itu tidak begitu ramai. Satu hal yang masih terbayang dalam benak ku adalah teriakan kalian saat aku pertama kali menjejakkan kaki di atas panggung, Cak Durasim.

Lampu sorot yang begitu terang, jarak yang tak begitu dekat, pertemuan yang tak begitu banyak. Semangat kalian tetap sampai pada ku dan aku yakin sampai juga ke teman-teman ku yang lain.

Apa yang terjadi di hari-hari berikutnya hingga aku bisa tampil disetiap lagunya. Bukan karena paksaan. Tapi karena ada semangat dari orang-orang yang ingin aku balas dengan sedikit usaha.

Sudah lama tidak aku rasakan, panggung bisa semenyenangkan itu.

Akhirnya hal itulah yang aku bawa kembali ke Jakarta.

Karena Jakarta adalah rumah kami. Tempat kami kembali. Apakah kami akan menemukan kehangatan yang sama?

Your one and only,

Viny.


Comments

Popular posts from this blog

15 Jun 2014

Hai semua! ^^/ Apa kabar? Udah lama juga yaa gak ngepost di G+ hehehe. Nah nah nah, kemarin kan di twitter aku bilang kalau tanggal 16 itu ada yang spesial. Udah pada tau belum apa? >.< Jadi... buat yang belum tau besok itu kita bakal ada rapat. Rapat apa? Rapat buat membahas perayaan ulang tahun Tim KIII yang pertama. Hmm, mungkin pada bingung ya kenapa pake ada rapat segala. Tapi disini kita ingin melibatkan kalian dalam momen penting dalam sejarah tim kami. Banyak hal yang akan dibahas sih, bersangkutan dengan strategi kita bagaimana bisa mendapatkan 1000 penonton sebelum tanggal 22... Makanya, besok yang datang jangan lupa bawa catatan dan ide-ide kalian yah! ヾ(o´▽`)ノ゙ Tanggal 25 itu kan perayaan ulang tahun pertama kali, walaupun dengan tantangan yang diberikan untuk kami. Kami ingin sekali mewujudkan nya untuk kalian dengan kalian. Mungkin hanya perayaan sederhana, tapi dengan usaha kita supaya bisa mewujudkan perayaan ini agar bisa berhasil. Jikalau berhasil nanti, pasti a...

18 Mar 2015

Selamat malam. Malam ini aku kaget dengan mentionku yang ramai. Walaupun jujur sampai detik ini aku tidak tahu akar masalahnya apa. Tapi aku ingin meminta maaf kalau membuat kalian kecewa. Sebelumnya aku ingin menjelaskan kenapa masalah yang muncul tepat pada hari ulang tahunku tidak pernah aku bahas, benarkan, atau bantah. Karena menurutku disitu tidak ada yang salah. Sekali lagi aku ingin meminta maaf karena tidak mengklarifikasi ini secepatnya. Diluar JKT48 aku berusaha juga untuk memiliki teman dan hubungan sosial yang baik. Walaupun jujur saja itu adalah hal yang sulit. Tapi harus aku lakukan. Hidupku tidak hanya disini. Selama di JKT48 aku berusaha menaati peraturan yang ada disini. Karena ini sebuah pekerjaan buatku. Bukan main-main. Aku tidak tahu dengan diamnya aku ini malah menimbulkan sesuatu yang lebih besar. Dia salah satu teman sekampusku. Mungkin dia lalai karena tidak sadar apa yang dia lakukan mungkin merugikanku disini. Dari kacamataku aku pikir semua orang cukup pint...

27 Apr 2014

Selamat malam semua nya!^o^ Sudah lewat 1 hari setelah pemilihan single ke-6 JKT48, perasaan kalian gimana? Jujur karena ini pemilihan pertama di JKT48 aku degdegan banget. Aku yakin juga kalian begitu. Walaupun ada beberapa orang yang aku dengar bilang, "kalau vote kalian kami dapat apa?" Hmm, menurut kalian yang sudah nge-vote gimana? Dapat apa? Aku kira... kita sama-sama mengalami suatu perjalan luar biasa dari awal masa kampanye sampai akhirnya pengumuman terakhir. Saat kami selalu bilang, kami berjuang bersama-sama dengan fans. Dan menurut aku saat-saat kemarin adalah bukti dimana kita memang berjuang bersama-sama. Kalian dengan segala cara menunjukan support kalian kepada kami, berusaha keras dari mulai meramaikan kampanye, promosi, voting, tanpa perlu kalian sebut kan seberapa jauh kalian membantu kita. Kami, para member tahu kalian sudah berusaha sekuat yang kalian bisa untuk kami. Sedikit atau banyak... aku tahu itulah wujud cinta kalian untuk kami. Iya kan? Jadi tol...